Senin, 28 Mei 2018

Perpisah yang Merindu

Aku menyentuh mentari
Hangat, rasa yang lama kucari
Lama tak bisa kurasakan
Sejak sajak yang kau beri tak lagi menghampiriku

Aku setiap saat berusaha menangkap asa itu
Sedikit saja ingin merombaknya menjadi alasan
Sedikit alasan agar kita bisa berdua

Apakah ini?
Aku merindu
Setiap detik yang kita habiskan
Saat bersama maupun saat jarak diantara kita

Aku terus mencari
Merasa cemas dan tak mampu 
Aku terus merasa sakit
Tertusuk dan tak bisa disembuhkan
Racun yang merusak

Ini gila
Kamu memutar segala logika yang ada di kepalaku
Aku tak bisa lagi membedakan nyata tidaknya
Gila

Tidak bisakah kita kembali merayu waktu
Mencoba mengembalikan kebersamaan waktu itu
Berjalan mundur menemui momen kita

Kamu itu benar-benar sudah membiusku
Aku terlalu candu untuk bersamamu
Perpisahan ini perlahan membunuhku
Aku benar-benar rindu

Jumat, 25 Mei 2018

Kebersamaan

Kebersamaan adalah suatu yang mahal
Disana ada waktu yang harus dihargai
Ada silaturahmi yang tersambung
Ada juga perasaan yang harus dijaga

Kebersamaan memulihkan sedikit rindu sebelum jarak kembali mengambil tempatnya
Menemukan tempat yang tak bisa dilihat sendiri
Mencari asa yang tak bisa digapai sendiri

Aku pernah ingin membeli kebersamaan itu
Hanya agar aku bisa terus bersamamu
Namun aku salah
Waktu bukanlah barang murahan
Ia punya gengsi yang tinggi
Tidak seperti itu cara kerjanya

Uang tidak sanggup membeli waktu
Apa yang kau kerjakan dan korbankan tidak akan bisa diulang
Waktu terlalu sulit untuk dirayu
Yang ada nanti hanya penyesalan

Aku selalu ingin menikmati kebersamaan ini denganmu
Namun terkadang kita masuk situasi awkward yang hening dan kutakut membuatmu bosan
Mungkin saat-saat kita bersama, hanya aku yang menikmatinya
Atau saat-saat kita bersama, hanya kamu yang menikmatinya

Tak penting
Kita saling mengerti dengan apa yang kita suka
Dengan apa juga yang tak kita suka
Yang aku ingin
Hanya bersamamu lebih lama

Kamis, 24 Mei 2018

Pantas

Aku pernah menemukan rasa itu
Rasa yang tak terbendung dan tumpah begitu saja
Menenggelamkanku dan menyeretku hingga aku tak bisa bergerak

Saat itu aku juga menemukanmu
Aku bertanya-tanya cukupkah aku untukmu?
Pantaskah?
Maksudku, aku hanya orang kesepian yang menjauh dari hiruk pikuk dunia
Aku hanyalah orang bisu yang ingin berteriak sekuat mungkin namun tetap bungkam
Aku bukan siapa-siapa

Ah, kau terlalu sempurna untuk bisa kumiliki
Aku mungkin hanya akan menjadi noda di baju megahmu

Tapi, kamu melihatku
Menganggapku
Apa aku boleh bahagia?
Sedikit saja, meski kamu hanya menyadariku. Itu cukup.

Ah, aku terlalu berlebihan ya?
Cukup, Aku terpesona.
Aku jatuh dan terhipnotis oleh perasaanku
Kamu tak tergantikan
Aku ingin kamu