Kenangan tidak datang untuk menghancurkan
Ia hanya rindu akan kebersamaan
Ia tahu bahwa ia sendiri lemah
Bisikan saja bisa mempengaruhinya
Aku terjerembab dalam pahit kenangan
Tinggal bersama kenangan itu
Dan merasakan sakitnya bersama
Kenangan kita pernah sedikit menjadi asa
Sedikit saja yang kita ingin untuk nyata
Aku yang salah
Karena terlalu terlena dengan kebersamaan kita
Menganggap ini semua tak kan ada akhirnya
Aku terlalu bahagia hingga waktu sadar akan batasnya
Sadarkan kamu bahwa sudah tak menyenangkan bersamaku
Mungkin kita yang masih terlalu kanak-kanak
Yang tak mengerti maknanya bertahan
Tak juga menyempatkan diri tuk mengerti
Atau bahkan kita tak peduli sama sekali
Mungkin kamu lelah denganku
Bosan yang tak bisa lagi kamu usir
Bahagia yang tak lagi bisa kau temukan dariku
Sekarang asa itu terasa palsu
Hanya kenanganlah yang menjadi nyata bersamaku
Seiring langkah yang tak kutahu mana dituju
Aku tertatih untuk menemukan harap
Kamu yang kusangka bisa menopangku
Pada akhirnya mencacatkanku dengan sempurna
Kini jelas sudah yang ada
Bahwa kenanganlah yang akan jadi akhirnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar